KAMMI For Indonesia

Cinta KAMMI Untuk Indonesia

Bergabung Dengan KAMMI

----------------------------------

16th KAMMI

KAMMI For Indonesia Since 1998

Rabu, 23 April 2014

How to be a Good Public Speaker?



ikhwafillah...
an yakin banyak teman-teman  di Kammi Komsat Stain PaLOpo yang sebenarnya berbakat untuk berbicara di depan umum..
tapi yaahh,,, entah kenapa, banyak dari kita yang takut untuk mencoba..
well... an bagiin beberapa tips dari blog sebelah (heehee) yang udah di di tambahin sedikit..
 Taaa.. Raa,,, Ini Dia :D

1) Kuasai materi yang akan dibicarakan (wajib nih guyss)
2) Buat sistematika pembicaraan (pembukaan, isi, dan penutup) membawa catatan kecil itu cukup membantu loohhhh...
3) Usahakan isi pesan bermakna dan berkesan bagi pendengar -
4) Siapkan diri agar tampil dalam keadaan segar bugar dan
bersemangat. Semangat, senyum tiga jari, dan bersikap antusias juga penting loohhh
5) Berpakaian yang sopan dan rapi – gak usah yang mahal, sederhana tapi rapi juga indsah kok...
6) Timbulkan rasa percaya diri, anggap Andalah yang paling
menguasai materi pembicaraan dibandingkan dengan
pendengarnya. – tapi jgn jadi sook yaahh
7) Lakukan kontak mata untuk meningkatkan komunikasi – eittss,, only yg sesama jenis ikhwan to ikhwan, akhwat to akhwat
8) Konsentrasi pada materi pembicaraan. Jangan melamun yaahh atau malah isinya jadi ngalor-ngidul...
9) Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami
pendengarnya (disesuaikan dengan kemampuan
pendengarnya) sesuaikan dengan segmennya., kalau segmen anak muda, pakai bahasa yang anak muda juga
10) Berbicara jangan terlalu cepat atau terlalu lambat.
11) Memberi tekanan nada suara (intonasi) pada bagian-bagian
yang penting agar tidak monoton. Yupp... setuju,,,
12) Gunakan variasi gerakan badan, dan mimik wajah.. tapi jangan lebay yaahh
13) Gunakan multi media bervariasi pada presentasi
14) Adakan pertanyaan untuk umpan balik. Biar ketahuan siapa yang ngantuk heheee

15) Gunakan homor seperlunya yang relevan dan sopan agar suasana menjadi tidak membosankan.

Secara sederhana, Albert Meharabian memberikan rumus
komunikasi sebagai berikut.
Sebagai pembicara yang baik menurut Verma (1996) harus
memenuhi tiga langkah: 

(1) pendahuluan (katakan apa yang akan
dikatakan), 

(2) menerangkan (jelaskan sesuatu), dan 
(3) ringkasan (sampaikan inti yang telah Anda katakan 

Semoga bermanfaat yahh..
Selain teori, PENGAPLIKASIANnya yang paling penting loohhh
Syukron udah membaca.. 


Kamis, 03 April 2014

KAMMI KOMSAT STAIN PALOPO present DAULAH MARHALAH 1 (DM 1)


"Revitalisasi Gerakan Pemuda
 Dalam Mewujuddkan Sosok Muslim Negarawan
 Menuju Peradaban Islami"

04-06 April 2014


Materi Dm 1
Syahadatain Sebagai Titik Ttolak Perubahan
Syumuliatul Islam
Urgensi Politik Dalam Islam
Islam, Pemuda Dan Perubahan Sosial
Sejarah Dan Filosofi Gerakan Kammi
Problematika Ummat Kontemporer

Urgensi Tarbiyah


l

Prinsip Gerakan Kammi

Prinsip Gerakan Kammi

1. Kemenangan Islam adalah jiwa perjuangan KAMMI
2. Kebathilan adalah musuh abadi KAMMI
3. Solusi Islam adalah tawaran perjuangan KAMMI
4. Perbaikan adalah tradisi perjungan KAMMI
5. Kepemimpinan umat adalah strategi perjuangan KAMMI
6. Persaudaraan adalah watak muamalah KAMMI

Selasa, 01 April 2014

Cerita Aku dan KAMMI

(Catatan 16th KAMMI)

Hari ini 29 Maret 2014 usiah KAMMI genap 16th, pada memontum ini saya mencoba menulis cerita pengelaman hidup saya bergabung dengan organisasi yang telah banyak berkonstribusi merubah persepsi saya tetang kehidupan.
 
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau yang bisa di singkat dengan sebutan (KAMMI) merupakan organisasi berbasis mahasiswa Islam Indonesia, yang di deklarasikan di Universitas Muhammadiyah Malang 29 maret 1998 oleh para aktivis-aktivis dakwah kampus di masa itu. dari sejarah lahirnya KAMMI pada saat tak lain karna adanya suatu keprihatinan yang mendalam akan kondisi bangsa yang sangat terpuruk  pada zaman orde baru saat itu, para aktivis kampus mengangap perlu membuat suatu fron aksi yang bisa menjadi wadah untuk mengawal dan melakukan perlawan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro dengan masyarakat, sehingga di deklarasikanlah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). 
KAMMI bagi saya merupakan suatu bagian penting dalam sejarah perjalan hidup saya, di sini saya belajar tentang arti sebuah kehidupan, dan perjuangan. di KAMMI saya banyak di ajarkan tentang bagaimana menjadi seorang Muslim yang benar, belajar tetang Sosial, dan juga tetetang pejuangan Politik.
Selain itu melalui KAMMI ini pula saya bertemu dan mengenal orang-orang yang luar biasa, bertemu dengan sahabat seperjuangan yang relah berkorban waktu, tenaga, maupun materi dalam berjuang di jalan Islam, berjuang untuk sosial, dan kemanusian. disini saya mengenal dan bersaudara orang-orang yang sangat luarbiasa, suatu persaudaraan yang di pertemukan dalam ikatan ideologi, bersaudaraan yang begitu indah murni tanpa kamuflase yang mengatas namakan kehidupan, tetapi suatu persaudaraan yang murni atas suatu ikatan perjuangan, tujuan visi bersama. sunguh pengalaman di saya di KAMMI menjadi suatu hal yang sangat berkesan dalam catatan sejarah kehidupan saya.

Di KAMMI saya diajar/belajar bahwa kehidupan ini bukan semata-matan untuk diri kita sendiri tapi ada interaksi sosial sesama manusia dan interaksi penghambaan kita sebagai manusia dengan Allah SWT. Sebagai sangpencipta.

Pertemua Pertama.

Sejak pertamakali kuliah di Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) banyak teman-teman dan para senior-senior pada saat itu memperkenalkan berbagai macam organisasinya mulai dari organisasi kiri sampai yang kanan. Boleh di kata pada awal memasuki dunia kampus saya termasuk Mahasiswa Baru (MABA) yang pada masa-masa itu di katakan sebagai proses pencarian jati diri (tidak tau juga jati dirinya ngumpat dimana ya... =D).

Dengan semangat proses pencarian jati diri ini sayapun mulai banyak mengikuti diskusi-diskusi dan kajian-kajian yang di adakan oleh senior-senior di kampus, dimulai diskusi tentang Tri darma mahasiswa (agen of change, sosial kontrol, moral post), kajian politik, revolusi, hingga sampai kajian ketuhanan, Sehingga pada saat itu terpikir untuk bergabung dengan salah satu organisasi, mulailah diriku dengan segenap perasaan galau mencari jati diri , mulai mempelajari beberapa organisasi yg ada pada saat itu. Hari demi hari berlalu minggupun berlalu, dengan semangat kegalauan mencari jati diri saya terus mengikuti kajian di kampus dan berharap menemukan organisasi yang tepat yg bisa menjawab pertanyaan dalam diri saya tentang hakikat kehidupan itu. Waktupun terus berlalu tapi kajian-kajian di kampus tidak juga memberikan gambaran yang tepat dalam diri saya tentang hakikat kehidupan itu.
 
Hingga pada saat itu salah satu teman memberikan formulir DM1, awalnya kurang tertarik untuk ikut tapi setelah sedikit membaca informasi dan artikel tentang KAMMI di internet saya pun berpikir tidak ada salahnya untuk di pelajari dulu, mulailah mencari informasi KAMMI di kampus dengan bantuan teman saya pun berhasil bertemu dan berdiskusi dengan Akh. Muhammad Yusuf yg pada saat itu menjabat sebagai ketua Komsat UNCP, dari diskusi2 dengan Akh. Yusuf saya mendapat gambaran yang berbedan tentang konsep perubahan, dan akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti DM1 ini, materi-materi yg saya dapatkan pada DM1 berbeda dengan kajian2 yang saya ikuti di kampus, pada kajian2 di kampus banyak membahas tentang sosial, politik, revolusi, pada DM menurut saya lebih konstriktif karna mengintegrasikan bahwa perubahan itu tidak bisa lepas dari Agama, syahadat sebagai tonggak perubahan, syumuliatul Islam, ect... dan yang paling menarik perhatian saya pada saat itu materi tentang Ma’rifatul Insa (hakikat manusia) pada materi ini saya banyak belajar tentang hakikat kehidupan kita sebagai manusia.
KAMMI menjadi suatu bagian terpenting dalam perjalanan hidup saya,..
hari KAMMI genap berusia 16th, semoga senantiasa bergerak untuk mencetak pemimpin-pemimpin masa depan Indoensia.

Perjalan diriku Bersama KAMMI....
Bersambung...

Penulis:  Abdul Malik
Twitter: @malik_log

 
Created by malik